Google Perkembangan Mikroprosesor | Dark Wizard of Scientist

April 09, 2013

Perkembangan Mikroprosesor

Perkembangan Mikroprosesor

Setiap komputer yang kita gunakan didalamnya pasti terdapat mikroprosesor. Mikroprosesor, dikenal juga dengan sebutan Central Processing Unit (CPU) artinya unit pengolahan pusat. CPU adalah pusat dari proses perhitungan dan pengolahan data yang terbuat dari sebuah lempengan yang disebut "chip". Chip sering disebut juga dengan "Integrated Circuit (IC)", bentuknya kecil, terbuat dari lempengan silikon dan bisa terdiri dari 10 juta transistor. Mikroprosesor pertama adalah intel 4004 yang dikenalkan tahun 1971, tetapi kegunaan mikroprosesor ini masih sangat terbatas, hanya dapat digunakan untuk operasi penambahan dan pengurangan. Mikroprosesor pertama yang digunakan untuk komputer di rumah adalah intel 8080, merupakan komputer 8 bit dalam satu chip yang diperkenalkan pada tahun 1974. Tahun 1979 diperkenalkan mikroprosesor baru yaitu 8088. Mikroprosesor 8088 mengalami perkembangan menjadi 80286, berkembang lagi menjadi 80486, kemudian menjadi Pentium, dari Pentium I sampai dengan sekarang, Pentium IV. Untuk lebih lengkapnya, bisa melihat gambar dan tabel di bawah ini :
Perkembangan mikroprosesor Intel

Perbandingan Mikroprosesor
1.       Transistor berbentuk seperti tabung yang sangat kecil, terdapat pada Chip.
2.       Micron adalah ukuran dalam Micron (10 pangkat -6), merupakan kabel terkecil dalam Chip
3.       Clock Speed = kecepatan maksimal sebuah prosesor
4.       Data width = lebar dari Arithmatic Logic Unit (ALU) / Unit pengelola aritmatika, untuk proses
5.       pengurangan, pembagian, perkalian dan sebagainya.
6.       MIPS = Millions of Instructions Per Second / Jutaan perintah per detik.
Munculnya terminologi komputer sebenarnya berawal dari kebutuhan akan suatu alat yang dapat dijalankan secara otomatis, memiliki kemampuan untuk mengerjakan hal yang diinginkan. Perkembangan teknologi semikonduktor, dengan diawali penemuan transistor, telah membawa kepada kemajuan teknologi elektronika sampai saat ini Komputer
Bagian fungsional utama sebuah komputer adalah Central Processing Unit/Unit Pemroses Utama, Memori dan Sistem Input-Output. Disebut bagian fungsional karena ketiga komponen inilah yang membentuk sebuah komputer dengan fungsinya masing-masing. Lebih jauh mengenai fungsi ketiganya akan diterangkan pada bab berikutnya.

Central Processing Unit/Unit Pemroses Utama

Mikroprosesor

Mikroprosesor adalah sebuah CPU yang dibangun dalam sebuah single chip semiconductor. Mikroprosesor terdiri dari kalkulator yang terbagi dalam register dan ALU dan sebuah pengkode serta unit pengontrol.
Dalam hubungan kerja dengan pulsa pembangkit berkala, (yaitu sebagai unit terpisah atau sebagai komponen yang terpadu dalam mikroprosesor) unit pengontrol menjamin urutan yang tepat dan urutan yang logis dari siklus yang berlangsung di dalam mikroprosesor, ditinjau dari sistem keseluruhannya Dalam tinjauan praktis dan aplikasi yang umum contoh dari sebuah mikroprosesor adalah mikroprosesor 8080, 8086, prosesor intel 386, 486, pentium 100 Mhz, sampai dengan generasi terbaru, AMD, prosesor Motorola, prosesor Texas Instrument

Mikrokontroler

Sebuah mikroprosesor yang digabungkan dengan I/O dan memori (RAM/ROM) akan membentuk sebuah sistem mikrokomputer. Terilhami dengan CPU yang dapat dikonstruksi dalam sebuah single chip semiconductor, maka sebuah mikroprosesor, I/O dan memori dapat pula dibangun dalam level chip. Konstruksi ini menghasilkan Single Chip Microcomputer (SCM). SCM inilah yang disebut sebagai mikrokontroler Mungkin akan timbul pertanyaan, apakah perbedaan antara mikrokomputer dengan mikrokontroler? Selain arsitekturnya, mikrokontroler jika dibandingkan dengan mikrokomputer seperti IBM PC adalah penggunaan I/O interface dan media penyimpanan yang berbeda. Dalam  IBM PC media penyimpanan biasa menggunakan disket, maka pada mikrokontroler  menggunakan EPROM sebagai media penyimpanan.
Sedangkan perbedaan antara mikroprosesor dengan mikrokontroler sudah jelas. Dalam mikrokontroler, RAM serta I/O interface sudah masuk di dalamnya. Ini merupakan satu keuntungan lebih dari mikrokontroler.
Dalam Hal penggunaannya, sistem mikrokontroler lebih banyak dipakai pada aplikasi yang deterministik, artinya sistem ini dipakai untuk keperluan yang tertentu saja misalkan sebagai pengontrol PID pada instrumentasi industri, pengontrol komunikasi data pada sistem kontrol terdistribusi.
  

ARSITEKTUR MIKROKOMPUTER

Sistem Komputer

Sistem Komputer yang kita ketahui dalam keseharian adalah yang terdapat pada PC. Suatu sistem komputer bekerja dengan ditandai adanya interaksi antara komputer dan peripheral(hadware-nya) dengan program dan sistem operasi (softwarenya).
Komputer (CPU) adalah “otak” dari sistem tersebut sedangkan peripheral menghubungkan “otak” tersebut dengan dunia luar. Kerja suatu sistem komputer dioperasikan oleh sistem operasidan program.
Suatu sistem komputer terdiri atas tiga bagian utama:
1. CPU (Central Processing Unit)
CPU terdiri atas dua bagian yaitu:
·         CU (Control Unit) :
Ini adalah unit pengendali. Fungsi utama unit pengendali (CU) adalah mengambil, mengkode, dan melaksanakan instruksi sebuah program yang tersimpan dalam memori. Unit pengendali mengatur urutan operasi seluruh sistem. Unit ini juga menghasilkan dan mengatur sinyal pengendali yang diperlukan untuk menyerempakkan operasi, juga aliran dan instruksi program.
·         ALU (Arithmetic Logic Unit):
Unit ini berfungsi melaksanakan operasi aritmatik serta operasi-operasi logika.
2. Memory Unit (Unit Penyimpan)
Unit-unit ini mengandung program-program yang bersangkutan dan data yang sedang diolah.
3. I/O (Unit Pengontrol Masukan dan Pengeluaran)
Unit ini melakukan hubungan dengan peripheral. Bila sebuah komputer dibangun dalam sebuah PCB tunggal maka disebut minikomputer. Dan sebuah CPU yang dipakai dalam sebuah chip semikonduktor disebut mikroprosessor. Mikrokomputer sendiri adalah sebuah komputer yang dikonstruksi dari sebuah mikroprosesor dengan ditambahkan unit memori serta sistem I/O. Sistem mikrokomputer sama dengan yang terdapat pada sistem komputer. Untuk menanggulangi berbagai macam kerja yang harus dilakukan, biasanya diberikan “logika tambahan” atau rangkaian logika lain misalnya tri-state buffer, buffer, decoder, multiplexer.
Ciri utama sistem mikrokomputer : hubungan yang berbentuk “bus”. (Istilah bus diambil dari bahasa latin omnibus yang berarti kepada/untuk semua). Bus menunjukkan hubungan antara komponen-komponen secara elektris. Bus meneruskan data, alamat-alamat (address) atau sinyal pengontrol.

Bagian-Bagian Sistem Mikrokomputer

Di atas telah dijelaskan susunan sistem mikrokomputer. Sistem mikrokomputer terdiri dari bagian-bagian yang berfungsi sama penting.
1. CPU/Mikroprosesor
Mikroprosesor berfungsi sebagai unit pengolah utama (CPU). Unit ini terdiri dari sebuah kalkulator dan unit pengontrol (CU). Unit kalkulator dari mikroprosesor terdiri dari register atau daftar (sebuah memori sementara yang cepat dan kecil), ALU, register status (menunjukkan keadaan sesaat dari perhitungan) dan sebuah pengkode.
2. Memori
a. RAM (Random Access Memory)
RAM adalah unit memori yang dapat dibaca dan/atau ditulisi. Data dalam RAM bersifat volatile (akan hilang bila power mati). RAM hanya digunakan untuk menyimpan data sementara, yaitu data yang tidak begitu penting (tidak masalah bila hilang akibat aliran daya listrik terputus). Ada dua macam RAM yaitu RAM statik dan RAM dinamik. RAM statik adalah flipflop yang terdiri dari komponen seperti resistor, transistor, dioda dan sebagainya. Setiap 1 bit informasi tersimpan hingga sel “dialamatkan” dan “ditulis-hapuskan”. Keuntungan dari RAM statik adalah akses atau jalan masuk yang bebas ke setiap tempat penyimpanan yang diinginkan, dan karena itu kecepatan masuk ke dalam memori terhitung relatif tinggi. RAM dinamik menyimpan bit informasi sebagai muatan. Sel memori elementer dibuat dari kapasistansi gerbang-substrat transistor MOS. Keuntungan RAM dinamik adalah sel-sel memori yang lebih kecil sehingga memerlukan tempat yang sempit, sehingga kapasistas RAM dinamik menjadi lebih besar dibanding RAM statik. Kerugiannya adalah bertambahnya kerumitan pada papan memori, karena diperlukannya rangkaian untuk proses penyegaran (refresh). Proses penyegaran untuk kapasitor ini dilakukan setiap 1 atau 2 mili detik.
b. ROM (Read Only Memory)
ROM merupakan memori yang hanya dapat dibaca. Data tidak akan terhapus meskipun aliran listrik terputus (non-volatile). Karena sifatnya, program-program disimpan dalam ROM. Beberapa tipe ROM:
o   ROM Murni : yaitu ROM yang sudah diprogram oleh pabrik atau dapat juga program yang diminta untuk diprogramkan ke ROM oleh pabrik.
o   PROM (Programmable Random Access Memory) : ROM jenis ini dapat diprogram sendiri akan tetapi hanya sekali pakai (tidak dapat diprogram ulang).
o   EPROM (Erasable Programmable Random Access Memory) : yaitu jenis ROM yang dapat diprogram dan diprogram ulang.
  
c. Input/Output (I/O)
Piranti Input/Output (I/O interface) dibutuhkan untuk menghubungkan piranti di luar sistem. I/O dapat menerima/memberi data dari/ke mikroprosesor. Untuk menghubungkan antara I/O interface dengan mikroprosesor dibutuhkan piranti address. Dua macam I/O interface yang dipakai yaitu: serial dan paralel. Piranti serial (UART/universal asynchronous receivertransmitter) merupakan pengirim-penerima tunggal (tak serempak). UART mengubah masukan serial menjadi keluaran paralel dan mengubah masukan paralel menjadi keluaran serial. PIO (paralel input output) merupakan pengirim-penerima serempak. PIO dapat diprogram dan menyediakan perantara masukan dan keluaran dasar untuk data paralel 8 bit.
Sistem Bus
Bus menghubungkan semua komponen dalam unit mikrokomputer. Ada tiga tipe bus yaitu:
o   Data Bus (bus-D) : bus dengan delapan penghantar, data dapat diteruskan dalam arah bolakbalik (lebar data 8 bit) yaitu dari mikroprosesor ke unit memori atau modul I/O dan sebaliknya.
o   Control Bus (bus-C) : meneruskan sinyal-sinyal yang mengatur masa aktif modul mikrokomputer yang sesuai dengan yang diinginkan menurut kondisi kerja.
o   Address Bus (bus-A) : meneruskan data alamat (misal alamat 16 bit), dari penyimpan atau dari saluran masukan/keluaran yang diaktifkan pada saat tertentu. Hubungan dalam masing-masing bus berupa kabel paralel 8 bit (jalur) maupum 16 bit (jalur).
(Materi 1 - Perkembangan Mikroprosesor.doc, 2002)

 Mikroprosesor 8085

Intel 8085 merupakan mikroprosesor kelanjutan dari mikroprosesor sebelumnya yang sangat sukses di pasaran, yaitu mikroprosesor Intel 8080A. Diberikan nama 8085 karena mikroprosesor ini merupakan mikroprosesor pertama Intel yang hanya memerlukan tegangan 5 volt. Mikroprosesor 8085 100% sesuai secara software dengan mikroprosesor 8080A dengan peningkatan kinerja sistem. Mikroprosesor 8085 awal dibuat berdasarkan teknologi NMOS dan kemudian versi "H" yang berdasarkan pada teknologi HMOS.
Mikroprosesor 8085 menyertakan semua fitur chip 8224 sebagai pembangkit clock dan chip 8228 sebagai pengontrol sistem sehingga meningkatkan level penyatuan sistem. Mikroprosesor 8085 jika disatukan dengan chip RAM 8156 dan ROM/PROM 8355/8755 akan menjadikannya sebuah sistem yang lengkap. Mikroprosesor 8085 menggunakanBus Data termultipleks dan membutuhkan dukungan chip 825X-5. Alamat terbagi dua menjadi bus alamat 8-bit dan bus data 8-bit. Pengunci alamat dalam chip dari chip memori 8155/8355/8755 menjadikannya dapat langsung berhubungan dngan mikroprosesor 8085.
Gambar 1 Chip mikroprosesor Intel 8085

Keluarga mikroprosesor 8085 juga dikenal sebagai MCS-85.
Dengan demikian ada beberapa poin yang menjadi mikroprosesor Intel 8085 lebih baik dari mikroprosesor Intel 8080, yaitu sebagai berikut:
ü  Intel 8085 hanya mengharuskan diberi pasokan daya tunggal 5V.
ü  Dalam prosesor sudah terintegrasi oscillator dan pengontrol sistem clock.
ü  Port I/O serial.
ü  Instruksi baru, kebanyakan instruksi tersebut tidak terdokumentasikan.
ü  Jumlah tansistor menjadi 6.500 dengan proses 3 mikron
ü  Kecepatan clock meningkat mnenjadi 3 MHz
Ada berbagai versi mikroprosesor 8085. Versi mikroprosesor 8085 yang asli tanpa penambahan huruf  "A" yang hanya dibuat/difabrikasi oleh Intel, dan dengan cepat digantikan oleh 8085A yang mengandung bug tetap. Beberapa tahun kemudian, sekitar tahun 1980, Intel memperkenalkan 8085AH - versi 8085A dengan proses produksi HMOS. Versi ini tidak terlalu jelas jika dengan versi 80C85, versi CMOS dari 8085A, yang tidak pernah difabrikasi oleh Intel, tapi versi CMOS itu diproduksi setidaknya oleh dua pabrikan lainnya, yaitu OKI dan Tundra Semiconductor. Tundra Semiconductor juga membuat mikroprosesor 8085 tercepat yang berjalan pada 8 MHz.

Pabrik pembuat tiruan Intel 8085 diantaranya: AMD, Mitsubishi, NEC, OKI, Siemens, Toshiba. Pabrikan di Uni Soviet juga membuat tiruan CPU Intel 8085.
Mikroprosesor Intel 8085 digunakan pada komputer Radio Shack TRS-80 Model 100 dan 200 serta pada CompuPro 8/16.

Gambar 2 foto pembesaran dari die chip mikroprosesor Intel 8085
Arsitektur Intel 8085
1.       Memori
Memori program, data dan stack menempati ruang memori yang sama. Ukuran memori keseluruhan yang dapat dialamati adalah 64 KB.
ü  Memori program - program bisa berlokasi dimanapun dalam memori. Instruksi lompatan, pencabangan dan pemanggilan menggunakan alamat 16-bit, dimana instruksi-instruksi tersebut dapat digunakan untuk melompat/bercabang ke manapun dalam lokasi memori 64 KB. Semua instruksi lompatan/pencabangan menggunakan pengalamatan absulot.
ü  Memori data - prosesor selalu menggunakan alamat 16-bit sehingga data dapat ditempatkan dimana saja.
ü  Memori stack hanya dibatasi oleh ukuran memori.Stack tumbuh ke arah bawah.
 64 byte pertama dari halaman memori nol hendaknya dicadangkan sebagai vektor yang akan digunakan oleh instruksi RST.
2.       Interupsi
Prosesor memiliki 5 interupsi. Interupsi-interupsi tersebut dijelaskan di bawah ini sesuai dengan prioritasnya (dari prioritas terendah ke prioritas tertinggi):
 INTR is maskable 8080A compatible interrupt. When the interrupt occurs the processor fetches from the bus one instruction, usually one of these instructions:
ü  One of the 8 RST instructions (RST0 - RST7). The processor saves current program counter into stack and branches to memory location N * 8 (where N is a 3-bit number from 0 to 7 supplied with the RST instruction).
ü  CALL instruction (3 byte instruction). The processor calls the subroutine, address of which is specified in the second and third bytes of the instruction.
ü  RST5.5 is a maskable interrupt. When this interrupt is received the processor saves the contents of the PC register into stack and branches to 2Ch (hexadecimal) address.
ü  RST6.5 is a maskable interrupt. When this interrupt is received the processor saves the contents of the PC register into stack and branches to 34h (hexadecimal) address.
ü  RST7.5 is a maskable interrupt. When this interrupt is received the processor saves the contents of the PC register into stack and branches to 3Ch (hexadecimal) address.
ü  Trap is a non-maskable interrupt. When this interrupt is received the processor saves the contents of the PC register into stack and branches to 24h (hexadecimal) address.
ü  All maskable interrupts can be enabled or disabled using EI and DI instructions. RST 5.5, RST6.5 and RST7.5 interrupts can be enabled or disabled individually using SIM instruction.

3.       Port I/O
 256 port input
 256 port output
 Register
 Akumulator atau register A merupakan sebuah register 8-bit yang digunakan dalam operasi aritmatika, logka, I/O dan operasi muat/simpan (load/store).
 Flag adalah sebuah register 8-bit yang terdiri atas 5 flag 1-bit:
 Tanda (Sign) - di-set jika bit tertinggi hasil di-set.
 Nol (Zero) - di-set jika hasilnya nol.
 Auxiliary carry - set if there was a carry out from bit 3 to bit 4 of the result.
 Parity - set if the parity (the number of set bits in the result) is even.
 Carry - set if there was a carry during addition, or borrow during subtraction/comparison.
Register Umum

8-bit B and 8-bit C registers can be used as one 16-bit BC register pair. When used as a pair the C register contains low-order byte. Some instructions may use BC register as a data pointer.
 8-bit D and 8-bit E registers can be used as one 16-bit DE register pair. When used as a pair the E register contains low-order byte. Some instructions may use DE register as a data pointer.
 8-bit H and 8-bit L registers can be used as one 16-bit HL register pair. When used as a pair the L register contains low-order byte. HL register usually contains a data pointer used to reference memory addresses.
 Stack pointer is a 16 bit register. This register is always incremented/decremented by 2.
 Pencacah Program merupajab register 16-bit.
 Kumpulan Instruksi
Kumpulan instruksi mikroprosesor Intel 8085 terdiri atas instruksi-instruksi berikut ini:
ü  Instruksi pemindahan data.
ü  Aritmatika - tambah, kurangi, naikkan 1 dan turunkan 1.
ü  Logika - AND, OR, XOR dan putar.
 Transfer kontrol - conditional, unconditional, pemanggilan subrutin, kembali dari subroutine dan restart.
 Instruksi Input/Output.
 Lainnya - pengesetsan/penghapusan bit flag, pengaktifan/penonaktifan interupsi, operasi stack, dan lain sebagainya.
 Mode Pengalamatan
Register - references the data in a register or in a register pair.
Register indirect - instruction specifies register pair containing address, where the data is located.
Direct. Immediate - 8 or 16-bit data.

Gambar 3 pengkakian chip mikroprosesor Intel 8085

Chip Pendukung
Selain mengeluarkan chip mikroprosesor, Intel juga membuat chip-chip pendukung yang digunakan untuk membangun sistem mikrokomputer yang lengkap. Chip-chip pendukung tersebut adalah:
8155 (2048-bit MOS RAM statis dengan I/O Port dan Timer, CE aktif rendah),
 8156 (sama dengan 8155, tapi memiliki CE dengan aktif tinggi),
 8355 (16.384-bit ROM dengan I/O),
 8755 (16.384-bit EPROM dengan I/O),
 8251A (Programmable Communications Interface),
 8253-5 (Programmable Interval Timer),
 8255-5 (Programmable Peripheral Interface),
 8257-5 (DMA Controller),

8259-5 (Interrupt Controller),
 8279-5 (Keyboard/Display Interface)
http://simpel.150m.com/lain/mp-i8085.htm
Mikroprosesor 8085 merupakan mikroprosesor 8bit produksi INTEL, diluncurkan sekitar tahun 1970. Lebih jelasnya lihat situs Sejarah Mikroprosesor INTEL.  Pada zamannya INTEL 8085 dijadikan sebagai mikroprosesor standar untuk sistem operasi CP/M. Arsitektur mikroprosesor INTEL 8085 diperlihatkan dalam gambar berikut ini.
  

Sumber: Lembar Data INTEL 8085
 Mikroprosesor INTEL 8085 ini dibuat dalam bentuk DIP (Dual Inline Package) dengan jumlah penyemat sebanyak 40 buah. Dibandingkan pendahulunya 8080, mikroprosesor INTEL 8085 hanya membutuhkan sumber tegangan tunggal 5V. Susunan penyemat mikroprosesor INTEL 8085 diperlihatkan dalam gambar berikut.

pin INTEL 8085
Mikroprosesor INTEL 8085 memiliki jumlah bus alamat sebanyak 16bit dengan demikian dapat  mengakses memori secara langsung sebanyak 216 alamat memori atau sebanyak 65535 alamat, sering disebut sebagai 64K x 8Bit atau 64KByte memori secara langsung. Jumlah bus data adalah 8bit, dengan demikian dapat menghubungi peripheral dengan lebar data (Data Path Width) 8bit.
Mikroprosesor ini tidak memiliki bus alamat 16bit secara terpisah, melainkan bus alamat byte terendah (low significant byte) yaitu A0...A7 dimultiplek dengan Bus Data D0...D7. Dengan demikian mikroprosesor INTEL 8085 belum siap dijadikan sebagai Microprocessor Unit (MPU). Selain itu bus kontrol peripheral /MEMR, /MEMW, /IOR, dan /IOW belum terpisah sepenuhnya dan harus dibangkitkan dari sinyal kontrol /RD (penyemat 32), /WR (penyemat 31), IO/M (penyemat 34). Agar siap dijadikan sebagai MPU diperlukan beberapa komponen tambahan yaitu rangkaian bus demultiplexer (pemisahan bus D0...D7 dan A0...A7) dan rangkaian dekoder sinyal kontrol.
Register yang dimiliki mikroprosesor 8085 adalah:
1.         Register B, C, D, E, H, L. Dapat diperlakukan sebagai register 8bit atau pasangan register 8bit menjadi 16bit yaitu BC, DE dan HL. Register ini disebut sebagai User Register artinya register yang diperuntukkan pengguna agar bisa dilibatkan dalampemrograman.
2.         Register SP (Stack Pointer), berfungsi sebagai pointer tumpukan yaitu penyimpanan data dalam memori yang disusun secara bertumpuk.
3.         Register PC (Program Counter), berfungsi sebagai pointer alamat program yang akan dieksekusi.
http://beukicot.blogspot.com/2010/12/arsitektur-mikroprosesor-intel-8085.html


ARSITEKTUR MIKROPROSESSOR 8086

Intel 8086 adalah mikroprosesor 16 bit, di mana dia dapat bekerja secara internal menggunakan operasi 16 bit dan secara eksternal dapat mentransfer data 16 bit melalui bus data.
Prosesor 8086 dapat dihubungkan dengan bus alamat yang berukuran 20 bit, sehingga mampu mengalamati memori maksimal 220 = 1.048.576 byte (1 MB).
Diagram blok arsitektur 8086 dapat dilihat pada Gambar berikut.
 Mikroprosesor 8086 terbagi atas 2 unit, yaitu unit antarmuka bus (bus interface unit, BIU) dan unit pengeksekusi (execution unit, EU).
Gambar Blok internal mikroprosesor 8086


Sistem komputer 8086 mempunyai bus alamat 20 bit, tetapi ukuran register - termasuk register alamat (memory address register) – yang dimilikinya hanya 16 bit, lantas bagaimana cara mengatasinya.
1.              Cara pemberian alamat 20 bit dilakukan menggunakan 2 komponen alamat: segmen dan offset, yang masing-masing berukuran 16 bit.
2.              BIU akan menggeser ke kiri nilai segmen sebanyak 4 bit, kemudian menambahkan offset untuk memperoleh alamat fisik memori yang dikirimkan melalui bus alamat.
3.              Untuk lebih jelasnya, diberi contoh untuk memberi alamat fisik $38AB4, segmen dapat diisi dengan angka $348A, dan offset diisi dengan angka $4214, lihat Gambar berikut.

Pengalamatan memori pada mikroprosesor 8086
Cara penulisan kombinasi segmen dan offset adalah:
segmen:offset
Sehingga untuk contoh ini, penulisannya adalah $348A:$4214.
Perlu diingat bahwa kita bisa menggunakan kombinasi nilai segmen dan offset yang bervariasi untuk memberi alamat fisik yang sama,
misalnya $38AB:$0004, $3800:$ dsb.
Secara umum, suatu program terdiri atas 4 bagian:
ü  segmen code yang berisi instruksi;
ü  segmen data, berisi data yang telah dialokasikan sebelumnya (statik);
ü  segmen ekstra, untuk variabel dinamik;
ü  segmen stack yang dipakai untuk menyimpan informasi pada saat pemanggilan subrutin.
Informasi segmen disimpan dalam keempat register segmen sesuai dengan namanya.

Sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/X86
http://wahyukr.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/20447/arsitektur+mikroprosesor.doc

Judul : Perkembangan Mikroprosesor
Disusun Oleh : Fisika Nondik 2008 UNIMED
Technorati Tags : Sains,Fisika
Share this post

0 comments

Comment & suggestion....

:) :-) :)) =)) :( :-( :(( :d :-d @-) :p :o :>) (o) [-( :-? (p) :-s (m) 8-) :-t :-b b-( :-# =p~ :-$ (b) (f) x-) (k) (h) (c) cheer

 
© 2013 Dark Wizard of Scientist
Original Designed by BlogThietKe Cooperated with Duy Pham
Released under Creative Commons 3.0 CC BY-NC 3.0
Posts RSS Comments RSS
Back to top